Pasangan tersebut diterima langsung oleh Anggota KPU Aji Deny, bersama sekekretaris KPU Manaf Surabaya. Ketua KPU Mulyadi Tutupoho dan
sejumlah anggota lainnya tidak berada ditempat. Hadir saat pendaftaran itu anggota Bawaslu Provinsi Muksin Amrin.
Kasuba-Thaib merupakan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pertama yang mendaftar ke KPU, sejak pendaftaran dibuka pada 20 Maret. Batas akhir pendaftaran akan ditutup pada Rabu (26/3) nanti.
"Hingga hari ke tiga, baru satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang mendaftar. Beberapa bakal calon lainnya baru sebatas pengambilan formulir pendaftaran. Kalau sampai batas waktu tanggal 26 Maret nanti tidak ada yang mendaftar lagi, kami akan membuka pendaftaran ulang," kata Aji Deny, anggota KPU Malut, Sabtu (23/3).
Menurut Deny, persyaratan dukungan terhadap Kasuba-Thaib sudah melebihi angka persentasi suara yakni 16.88%. "Sesuai undang-undang, persyaratan dukungan kepada pasangan calon harus 15%. Dukungan terhadap Kasuba-Thaib mencapai 16.88%," ujarnya.
Pendaftaran Kasuba yang juga wakil gubernur Malut aktif bersama Natsir Thaib, mantan Kepala Dinas Kehutanan Malut, menarik perhatian warga Kota Sofifi karena kedua pasangan ini naik motor ojek dan diiringi ratusan pendukungnya yang juga menggunakan motor ojek
menuju kantor KPU.
Pasangan Kasuba - Thaib diusung koalisi enam partai yakni Partai Keadilan Sehjahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Dan Persatuam Indonesia (PKPI), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) dan Partai Republika Nusantara (PRN) dengan akumilasi suara 16.5% dari jumlah kursi di DPRD Pruvinsi Malut sebanyak 45 kursi.
Gani Kasuba mengatakan, apabila terpilih nanti, dia dan pasangannya memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan untuk membuka sejumlah wilayah di Maluku Utara yang masih terisolasi.
"Selain memiliki potensi pertambangan, Maluku Utara juga memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, terutama di sektor pertanian, perkebunan, serta perikanan. Namun hasil dari petani dan nelayan  tidak dapat dipasarkan dengan baik sehingga banyak petani dan nelayan mengalami kerugian. Kami bertekad membuka seluruh wilayah yang terisolasi, apabila terpilih nanti," kata Kasuba.
Kasuba juga berharap, proses pemiliham gubernur dan wakil gubernur nanti berjalan aman dan lancar sehingga tidak menimbulkan gejolak yang berkepanjangan, seperti pada Pemilukada tahun 2008 yang memakan waktu satu tahun. (Burhanuddin Arsyad/Adf).
Editor: Asnawi Khaddaf
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/03/24/6/140904/Satu-Pasangan-Calon-Mendaftar-ke-KPU-Maluku-Utara





